
Pernahkah
melihat rekan sekerja yang selalu ditelepon istri/suaminya hanya
untuk hal -hal sepele? Apakah suami Anda pernah menolak untuk menjemput
saat Anda pulang malam dari kantor karena harus kerja lembur? Apakah
ketenaran istri Anda di perusahaan tempat dia bekerja merupakan
penderitaan bagi Anda? Apakah suami menolak membantu mengerjakan
pekerjaan rumah tangga saat Anda harus belajar menghadapi ujian
akhir untuk S2 Anda?
Disadari atau tidak, pasangan memegang peranan penting di dalam mendorong atau
menghambat karier seseorang. Bila pasangan Anda ternyata menghambat laku karier Anda,
mungkin sudah saatnya untuk mengkaji ulang kehidupan, karier, dan hubungan Anda
dengannya.
PERILAKU MENGGANGGU
Berikut ini beberapa perilaku mengganggu yang sering terjadi di tempat kerja:
1. Perhatian berlebihan
Apakah pasangan Anda selalu berusaha melibatkan dirinya pada setiap persiapan acara
yang diadakan oleh perusahaan di mana Anda sebagai salah satu koordinator? Bila "ya",
maka Anda berdua akan tampak seperti badut. Jadi, katakan pada pasangan, Anda merasa
tidak nyaman dengan keberadaannya yang tidak pada tempatnya dan jelaskan padanya
bahwa Anda serta teman-teman sekerja bisa mempersiapkan segala sesuatunya tanpa
campur tangannya.
2. Tukang menelepon
Katakan pada pasangan, teleponnya yang terlalu sering menghambat kelancaran Anda
bekerja dan jelaskan pula, bila pekerjaan Anda berantakan konsekuensinya Anda dapat
dipecat.
3. Pengecut
Perjalanan keluar kota untuk urusan pekerjaan atau makan malam dengan nasabah Anda
terganggu karena telepon dari pasangan yang mengatakan ada hal penting yang terjadi
di rumah. Hal ini dilakukannya agar Anda pulang lebih cepat. Jelaskan padanya,
perannya di rumah sama pentingnya dengan peran Anda di tempat kerja dan bila Anda
kehilangan pekerjaan maka kehidupan keluarga Anda berdua akan berantakan.
AKAR MASALAH
Ketiga perilaku yang disebutkan itu sebetulnya merupakan reaksi dari kekecewaan atau
justru usaha pasangan untuk menarik perhatian Anda. Nah, Anda berdua perlu
membicarakan tujuan apa yang ingin dicapai bersama serta bagaimana cara meraihnya.
Anda harus menyelesaikan masalah yang dihadapi agar karier dapat berjalan lancar.
Untuk itu, sebaiknya lakukan hal-hal berikut.
- Jangan biarkan karier mengendalikan kehidupan Anda. Pastikan untuk meluangkan waktu
bersama pasangan secara teratur.
- Jangan membuat pasangan merasa harus bersaing dengan karier yang sedang Anda
jalankan. Setiap hari bahas mengenai kejadian yang Anda berdua alami, yang baik
maupun buruk, agar pasangan tidak merasa tidak diperhatikan.
- Tidak berarti kepuasan Anda dalam berkarier merupakan kepuasan bagi pasangan.
Dukung pasangan dalam mencapai keberhasilan di dalam kariernya.
- Bila perlu, cari bantuan ahli. Sejumlah kasus menunjukkan, orang yang ragu-ragu
terhadap dirinya adalah orang yang tidak berani melakukan pendekatan dengan
pasangannya dan membicarakan secara terus terang, apa yang betul-betul mereka
inginkan.
(NOVA)