Agar tidur terasa nyaman, C. Molloy dalam Singer
Media dan Drs. Hartono Hdw. memberikan sejumlah saran. Perhatikan
ukuran kasur, apakah cukup besar? Pastikan tempat tidur cukup besar
apalagi untuk berdua. Kasur yang memenuhi syarat, tidak terlalu
empuk karena bisa menyebabkan sakit punggung. Juga tidak terlalu
kaku karena bisa menyebabkan sakit pada leher dan bahu.

Bantal
tidak kalah penting, karena secara otomatis bantal ikut menentukan
posisi tidur kita. Bantal gepeng berkualitas rendah bisa mengganggu
tulang belakang. Pilihlah yang padat empuk. Alas kepala yang nyaman
memberikan tekanan tepat pada kepala sehingga sirkulasi darah akan
leluasa bergerak. Kebiasaan posisi tidur miring, membutuhkan bantal
yang menyangga kepala dan leher. Kebiasaan posisi tidur lurus, diperlukan
penyangga utama, terutama pada leher bagian bawah. Posisi tidur
tengkurap dengan kepala miring tidak terlalu disarankan karena bisa
mengakibatkan rasa sakit.
Selain kasur dan bantal, bahan sprei hendaknya yang lembut. Sentuhan pada kulit yang memberikan pengaruh pada suhu tubuh,
ikut mempengaruhi kenikmatan tidur.
Kamar tidur untuk tidur saja, tidak untuk bekerja.
Usahakan jadwal makan, tidur, bangun yang teratur.
Jangan menonton film tegang atau menyedihkan menjelang tidur.
Olahraga atau senam bisa membantu menghilangkan tekanan mental dan ketegangan otot. Setiap hari tambahkan barang setengah jam
kegiatan fisik. Lakukan kegiatan fisik pagi atau sore hari, jangan malam hari sebab adrenalin tubuh akan bergerak cepat.
Hentikan merokok. Kalau sulit, kurangi rokok pada malam hari. Nikotin dalam rokok dapat mengusir rasa kantuk ataupun tidur
nyenyak. Jauhkan minuman mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat, paling tidak empat jam sebelum tidur. Kalau malam hari
lapar, bisa makan pisang yang mengandung asam amino tryptophan.
Hati-hati dengan obat flu yang mengandung phenylpropanolamine atau perangsang lain yang dijual bebas di pasaran. Sulit tidur
adakalanya merupakan efek sampingan dari obat.
Hindari juga minuman beralkohol, terutama malam hari. Sebab minuman itu menyebabkan kita sering terbangun malam hari dan bisa
menyebabkan insomnia.
Teknik relaksasi, meditasi, yoga, atau mendengarkan rekaman suara ombak atau alunan musik yang menenangkan bisa membantu
tidur nyaman. Relaksasi otot progresif sangat tepat menjelang tidur. Pejamkan mata dan santaikan badan mulai dari ujung jari
kaki. Lakukan terus sampai Anda mampu merilekskan seluruh tubuh hingga ketegangan menurun.
Kalau tidak bisa tidur, jangan mengatakan, "Saya harus mencoba tidur". Dalam kenyataan, semakin dicoba semakin sulit. Jika
sampai tidak mengantuk sama sekali, tinggalkan tempat tidur. Kerjakan sesuatu yang tidak menegangkan sampai mengantuk.
Hindari terlalu lama tidur siang atau sore hari. Jangan mencoba menebus tidur yang terasa kurang. Jangan pula khawatir kalau
sekali-kali tidur kurang dari 8 jam.
Hindari suara ribut atau lampu yang terlalu terang.