
Setelah bertahun-tahun menjalani percobaan klinis
dan pengulangan formula, ArteFill – permanent filler soft-tissue
dari bovine collagen dan tiny polymer beads – akhirnya mendapatkan
persetujuan dari FDA, yang digunakan untuk smile line. Melalui study
yang panjang dengan melibatkan 119 pasien, dimana mereka mendapatkan
suntikan ArteFill pada lipatan nasolabial, hasilnya bertahan selama
lima tahun.
Efek
samping yang diderita adalah bengkak, tonjolan, merah-merah pada
bagian yang disuntik (disarankan untuk pre-testing alergi pada bovine).
Permanent filler pertama yang disetujui ini, Artefill kontraindikasi
bila digunakan di bagian bibir sebab, “pembengkakan banyak terjadi
di area yang banyak bergerak,” menurut laporan American Society
for Dermatologic Surgery.
Beberapa kejadian yang tidak diinginkan
mungkin saja terjadi setelah treatment, demikian kata Arnold Klein,
dermatologist di Beverly Hills, yang kuatir Arterfill akan mendapatkan
peringatan dari FDA pada akhirnya. Tidak ada bahan filling yang
disetujui secara spesifik untuk bibir, katanya, “tapi orang menggunakan
segalanya.” Produk dengan formula yang sedikit berbeda digunakan
di luar United States dengan sebutan Artecoll. Sebab permanent fillers
sulit dikeluarkan dengan cara operasi, dan sementara itu badan kesehatan
di Switzerland menolak menggunakannya.