Home | Contact Us | Event | Article
Article
 
Faktor Turunnya Gairah - 17-05-08
Ada saat-saat pasangan Anda merasa tak lagi bergairah. Apa perlu obat kuat? Ketahuilah manfaat dan efek sampingnya. Banyak kejadian, suami istri berpisah karena tak lagi menemukan kebahagiaan batin. Memang, gairah sangat memegang penting dalam akatifitas seksual yang normal. Tanpa gairah, hubungan seks akan hambar. Tapi kenapa pada masa-masa tertentu gairah dapat menurun? Ada berbagai hal yang menjadi penyebab.

Faktor Fisik
Faktor fisik inipun dipengaruhi oleh berbagai faktor pula yang antara lain bersifat alami seperti usia. Umumnya gairah seks tiap orang akan menurun pada usia 45-50 tahun. Karena pada usia itu, hormone yang mendukung gairah seks memang menurun. Penyebabnya bisa banyak, termasuk problem nonseksual sperti kegemukan dan sebagainya. Tak heran, lelaki yang memasuki usia lansia kelihatan loyo.

Di sisi lain, gairah seks perempuan tak dipengaruhi hormone perempuan (estrogen dan progesterone), namun justru dipengaruhi hormone lelaki. Hormone yang bertanggungjawab pada gairah seks perempuan ini justru tak menurun pada usia lanjut. Perempuan hanya memiliki sedikit testosterone. Jika pun turun, sedikit sekali pada perempuan menurunnya gairah seks tak begitu kentara.

Yang terjadi perempuan kehilangan sifat keperempuanannya. Seperti kecantikan memudar, menopause, seiring meningkatnya usia, sementara gairah seksnya tetap. Karena itu jika bicara pada perempuan lansia, yang proaktif justru perempuan. Peyebab fisik lain ialah penyakit gula, jantung koroner dan lever. Bisa juga karena obat-obatan. Entah karena terlalu banyak mengkonsumsi obat penenang dan narkotika. Semua hal diatas bisa jadi peneyebab menurunnya gairah, bahkan bisa meneyebabkan impotensi.

Faktor Nonfisik/Kejiwaan
Mungkin saja komunikasi diantara suami istri tak berjalam lancer, sehingga hubungan mereka menjadi kurang mesra dan tak lagi tertarik satu sama lain.

Faktor Pribadi
Seperti munculnya perasaan rendah diri terhadap pasangan atau anggapan salah seorang pasangan bahwa seks hanya sekedar kewajiban. Bisa saja, suami maunya to the point, tak ada pemanasan terlebih dahulu sehingga istri tak mendapatkan kepuasan. Akibatnya, seks bagi istri dianggap suatu kewajiban.

Apa pun faktor penyebabnya, pengobatan untuk meningkatkan atau memulihkan gairah tak bisa langsung berhasil. Jangan berharap, sekali dating ke ahli lalu semua persoalan jadi beres. Juga belum tentu sekarang diberi obat penambah hormon, lantas besoknya gairah membaik. Kadang butuh waktu lama untuk menda-patkan hasil. Apalagi jika peneyebabnya faktor kejiwaan.
(perempuan)

More Article!
Suntikan Yang Beresiko
Lebih Baik dengan Bunga
Aerobic & anaerobic exercise
Halitosis
Menjaga Kesehatan Payudara
Kenapa Diet tak Kunjung Berhasil
Obat-Obatan Pengantar Tidur
Saatnya Melawan Pelaku Pelecehan Seksual
Pengaruh Nutrisi dan Gaya Hidup
Tambahkan Cuka, Terasa Kenyang
Makeover Sex
Overmanicured?
9 Trik Agar Tetap Setia
Faktor Turunnya Gairah
Pasangan Selingkuh, Umum dan Wajar?
Kiat Tidur Nyaman
Jika Tergoda di Dunia Maya
Sukses Dalam Wawancara
Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Resume
Yang Harus Dihindari Dalam Membuat Resume
Tips Membuat Resume
Wanita Suka Dicium Lehernya?
Pasangan Menghancurkan Karier?
Darah Haid Bisa Perbaiki Jantung?
Samarkan Pinggul Lebar
Menurunkan Beran Badan Yang Aman
Bentuk Tubuh = Level Stress
What Helps Cellulite
Terobosan Breast-Surgery

Recent Job Posted
  Posted: Monday, August 23, 2010
Dibutuhkan 20 SPG
Friday, September 03, 2010
Fee Rp 1,700,000,-   8 Jam kerja
  Posted: Saturday, August 21, 2010
Dibutuhkan 4 SPG
Sunday, October 03, 2010
Fee Rp 110,000,-   8 Jam kerja
page 1 of 1 |  next...

 

Tell Your Friends About Us
© 2007 SPGDB.com Home | Contact Us | Event | Article - Ketententuan Pengguna | Kebijakan Privasi